Minggu, 08 Oktober 2017

Andai Aku Jadi Menteri Koperasi

Tugas 2

Menjadi menteri koperasi adalah hal yang tidak mudah mengingat koperasi saat ini semakin tidak terdengar dan tidak di pandang oleh masyarakat. Koperasi saat ini perlu dibenahi kembali. Jika saya menjadi menteri koperasi saya akan mengembangkan koperasi dan usaha kecil menengah (UKM) menjadi lebih berkualitas, lebih berdaya guna dan dapat bersaing dan sejajar dengan pelaku ekonomi lainnya seperti Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan swasta. Dalam membangun koperasi yang lebih baik memang dibutuhkan dukungan dari semua pihak. Kementrian koperasi dan usaha kecil menengah (UKM) akan memperkuat fungsi pengawasan terhadap keberadaan koperasi karena banyak koperasi yang tidaki jelas tujuannya. Kemudian peningkatan kontribusi perekonomian pertama, pertumbuhan nilai pendapatan domestic bruto (PDB) koperasi dan usaha kecil menengah (UKM) rata-rata 6,5 sampai 7,5 persen pertahun, lalu meningkatkan usaha baru yang berpotensi tumbuh dan inovatif, lalu meningkatkan kinerja kelembagaan dan usaha koperasi yang ditunjukkan oleh anggota koperasi dalam permodalan dari sebesar 5,2 persen sampai 55 persen dalam lima tahun dan pertumbuhaan usaha koperasi rata-rata sebesar 15,5 persen sampai 18 persen pertahun. Kemudian saya akan memperbarui arah kebijakan dan strategi yang akan ditempuh dengan cara meningkatkan daya saing koperasi dan usaha kecil menengah (UKM) sehingga tumbuh menjadi usaha yang berkelanjutan dengan skala yang lebih besar dalam rangka untuk mendukung kemandirian perekonomian nasional. Strategi yang akan dilaksanakan yaitu meliputi peningkatan sumber daya manusia (SDM), peningkatan akses pembiayaan dan perluasan skema pembiayaan, peningkatan nilai tambah produk dan jangkauan pemasaran, penguatan kelembagaan usaha, serta kemudahan, kepastian dan perlindungan usaha. Banyak anggota koperasi yang tidak memahami koperasi, maka mereka akan diberikan perlatihan dan pembelrajaran mengenai koperasi kemudian kami akan merekrut anggota yang berkualitas dan berkompeten agar koperasi dapat dijalankan lebih baik lagi dan anggota yang berkualitas dan berkompeten dapat melakukan pembaruan dan inovasi untuk menarik minat masyarakat pada koperasi. Kemudian building koperasi itu sendiri harus menarik dan terlihat bagus bahkan lebih modern agar membuat koperasi di Indonesia semakin sering dikunjungi oleh masyarakat lalu kami akan melakukan promosi tentang koperasi di Indonesia, seperti yang kita ketahui sekarang banyak media yang bisa kita gunakan untuk promosi contohnya penyebaran pamphlet, banner, brosur, iklan di tv dan radio bahkan iklan di internet, youtube dan lainnya., Karena bisa kita lihat sendiri di website banyak yang memasangkan iklan bahkan di media sosial pun terdapat iklan seperti facebook, twitter dan lainnya. Kami akan membuat iklan semenarik mungkin agar meningkatkan minat masyarakat untuk mengunjungi koperasi. Kemudian modifikasi produk, dengan csra memodifikasikan produk – produk dalam koperasi mungkin aja akan meningkatkan selera masyarakat sehingga masyarakat akan tertarik untuk mengkonsumsi produk dari koperasi di Indonesia.  Koperasi di Indonesia perlu diarahkan pada prinsip pengelolaan secara modern da aplikatif terhadap perkembangan zaman yang semakin maju dan tantangan yang semakin global. Koperasi di Indonesia perlu memastikan beberapa langkah strategis , pertama koperasi perlu memastikan bahwa tujuan pendirian koperasi benar-benar untuk mensejahterakan anggotanya. Pembangunan kesadaran akan tujuan perlu dijabarkan dalam visi misi dan program kerja yang sesuai. Pembangunan kesadaran akan mencapai tujuan merupakan modal penting bagi pengelolaan koperasi secara professional, amanah dan akuntabel. Lalu penggunaan kriteria identitas, penggunaan kriteria identitas kita mampu memadukan pandangan-pandangan baru dan perekmbangan-perkembangan dalam teori perusahaan ke dalam ilmu koperasi. Para anggota koperasi akan di latih bagaimana menciptakan peluang usaha dan mempu melihat peluang tersebut serta mahir dalam membuat perhitungan strategis. Menyediakan pelayanan terhadap anggota sebagai sasaran program utama, misalnya simpan pinjam. Menempatkan koperasi sebagai posisi strategis dalam pembangunan berwawasan lingkungan dan juga menjadikan kiperasi sebagai bagian yang integral dari pembangunan ekonomi. Strategi pengembangan koperasi keseluruhan yaitu:
1.      Manajemen koperasi harus diarahkan pada orientasi strategis yang harus memiliki manusia-manusia yang mampu menghimpun dan memobilisasikan berbagai sumber daya yang diperlukan untuk memanfaatkan peluang usaha.
2.      Peranan pemerintah dalam menetapkan bidang-bidang kegiatan ekonomi yang hanya dapat diusahakan oleh koperasi serta pemerintah juga dapat menetapkan bidang-bidang kegiatan suatu wilayah yang telah berhasil diusahakan oleh koperasi untuk tidak diusahakan oleh badan usaha lainnya.
3.      Segenap kemampuan modal dan potensi dalam Negara harap dimanfaatkan dengan di sertai kebjakan – kebijakan yang membimbing pertumbuhan lebih besar pada golongan ekonomi lemah dengan peningkatan pengkoperasian.
4.      Bukan hanya peranan pemerintah, tetapi masyarakat itu sendiri yang turut menentukan berkembang atau tidaknya suatu koperasi.
5.      Koperasi diharapkan semakin mandiri serta profesionalisme sehingga benar – benar mencapai kedudukan otonomi berswadaya dan beridiri di atas kaki sendiri.
6.      Keberhasilan koperasi tergantung pada aktivitas anggotanya, apakah ia mampu melaksanakan kerjasama, meiliki kegairahan, kerja dan menaati segala ketentuan dan garis kebijakan yang telah ditetapkan.
7.      Koperasi harus mampu mengadakan kontak ekonomi secara internasional.jadi tidak selamanya menjadi subnya pengusaha – pengusaha besar.
8.      Pernanan manajer dituntut cepat bertindak dan menganalisis keadaan serta menghitung-hitung usaha mana yang paling menguntungkan.
9.      Menghadapi dunia usaha swasta yang semakin ketat maka koperasi sebaiknya dapat mengimbangi, walaupun koperasi mempunyai peranan membantu yang lemah serta memberikan jasa pelayanan yang lebih murah kepada anggotanya dalam rangka meningktakan kesejahteraan mereka.
10.  Diterapakannya efisiensi dan tata tertib administrasi, sehingga bisa mengurangi terjadinya penyimpanan pada berbagai bidang.
Jadi pada intinya koperasi di Indonesia perlu di perbaiki secara keseluruhan dari segala aspek. Dalam hal ini tidak hanya kementrian koperasi dan usaha kecil menengah (UKM) saja yang ikut andil namun dari segala pihak seperti pemerintah, masyarakat dan seluruh anggota koperasi. Koperasi di Indonesia sudah sangat tertinggal jauh dibandingkan koperasi – koperasi di Negara lain. Kemudian masyarakat dalam hal ini dapat membantu dengan cara mengkonsumsi produk – produk yang tersedia di koperasi untuk meningkatkan kemajuan koperasi sehingga hal ini otomatis dapat meningkatkan perekonomian Indonesia. Seperti yang kita ketahui koperasi sangat menentukan kemajuan perekonomian Indonesia. Building setiap koperasi – koperasi di Indonesia harus dibuat dan dibangun semenarik mungkin agar lebih banyak diminati dan dikujungi oleh masyarakat. Produk – produk yang di sediakan koperasi juga harus di modifikasi dan menciptakan inovasi yang lebih baik. Setiap anggota koperasi perlu bekerjasama dengan baik dan mengambil keputusan secara cepat dan tepat. Kemudian koperasi – koperasi di Indonesia perlu memanfaatkan teknologi mengingat saat ini perkembangan zaman sudah maju dan dalam semua bidang menggunakan teknologi di era globalisasi ini. Misalnya untuk mendaftar menjadi anggota koperasi bisa dilakukan secara online dan lainnya. Mari kita bangun kembali koperasi di Indonesia.


sumber:
http://evimargaretha23.blogspot.co.id/2015/01/strategi-dan-pengembangan-koperasi.html?m=1


Nama: Ismayagita Cipta Rifinaya (23216616) 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar